Renungan Diri

Renungan Diri

“…Khotib adalah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Malang, dia adalah seorang yang piawai dalam hal agama, hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan beberapa temannya, maklum teman-temannya mengatakan demikian karena khotib adalah seorang santri lulusan pondok yang cukup punya nama di Indonesia. Khotib di kampus seperti juga dengan mahasiswa yang lain ketika kuliah Ia masuk, mendengarkan, ngobrol dengan teman dan demikian juga ketika di luar kuliah, berkumpul, kerjakan tugas kelompok dan sebagainya. Suatu ketika Roni, teman sekelas khotib, meminjam laptopnya untuk mengerjakan tugas kuliah. Tanpa sengaja ia membuka suatu folder, dan dengan terkejutnya Roni melihat Khotib berpose tanpa busana sehelai pun yang melekat di tubuhnya, dan yang lebih mengejutkan lagi di foto tersebut terlihat wanita yang berada di dekat khotib. Kemudian dengan segera Roni mengembalikan laptop Khotib tanpa ekspresi yang berlebihan. Si Roni masih merahasiakan berita ini dari teman-teman dekat Khotib hingga sekarang. Sampai sekarang Roni tidak habis pikir bahwa temannya yang notabene lulusan pondok bisa berbuat demikian…”
(Kisah nyata yang diambil dari salah seorang sumber yang terjaga kerahasiannya, serta nama yang digunakan dalam cerita adalah nama samaran)
Topeng sudah jelas memiliki fungsi sebagai penutup wajah. Dengan hal itu segala yg Nampak di wajah kita entah kecantikan/ketampanan, baik/buruk, cacat dlsb tidak akan terlihat dari luar. Dari kisah di atas dapat diungkapkan “topeng manusia” adalah status yang melekat pada dirinya, missal seorang preman akan dipandang buruk di kalangan masyarakat meskipun dia senang membantu keperluan ekonomi orang miskin, sebaliknya seorang ustad akan tetap dipandang baik, meskipun dia suka mencuri(diam-diam). Jadi ikhwatifilah janganlah baik hanya dijadikan kedok di kalangan teman-teman atau masyarakat sekitar. Ingatlah!! bahwa Allah maha Melihat setiap yang ada pada setiap makhluknya, baik itu yang tersembunyi di dalam hati, dengan itu niscaya kita tidak akan menjadikan baik hanyalah sebagai topeng dari diri kita.

Malam Tahun Baru

Malam Tahun Baru

Bagi sebagian orang, di tanggal tersebut, pasti ingin dijadikan momen yang sangat beda dalam hidupnya, kenapa??
Itu jelas karena tanggal tersebut adalah tanggal terakhir di kalender masehi yang ditemukan oleh “Gaisus Julius Caesar”, yang menurut sebagian orang lagi, sayang klo dilewatkan begitu saja.
Okee, menanggapi itu, perayaan yang sering dilakukan orang untuk tidak melewatkan momen itu biasanya:
a.Pesta Kembang Api
b.Pesta nyalakan lilin
c.Pesta Obor
d.Pesta di alun-alun
e.Pesta konser musik
f.Pesta bakar-bakar
g.Pesta . . .

Berbgai pesta yang ada, menurut ‘lubuk’ kalian banyak gunanya gak?
(banyaklah, utamanya bagi tukang kebersihan)
Bandingkan dengan orang di Bosnia, khususnya kaum muslimnya, ada kutipan dari alarabiya.net>>
Komunitas Muslim Bosnia-Herzegovina menyerukan kepada umat Islam untuk tidak merayakan pergantian tahun. Caranya dengan mematikan lampu

Intinya, klo menyikapi tahun baru tersebut, bagi kita yang kontra dengan perayaan yang umum dirayakan kaum umumnya. . .
1.Jangan kontra secara langsung, bila kita tinggal di dekat orang pada umumnya.
2.Kontra secara langsung, bila dalam acaranya, jelas mrngandung unsur maksiat
LALU BAGAIMANA??
Setelah kita memilih,
1.Bila metode 1,
Kita tanggapi dengan kritikan ringan, dengan mencoba membandingkan dengan hal yang punya ‘pengaruh’ mis: membandingkan dengan orang bosnia, dlsb
2.Bila metode 2,
Jelas, kita keluarkan dengan mengeluarkan semua sisi negatif dari perayaan tahun baru tersebut.

Oke, pada akhirnya, “kita sikapi segala yang terjadi di lingkungan kita ini dengan tindakan yang positif.
Hanya orang yang berpikir positiflah yang dapat bertindak benar, sebaliknya, orang yang bertindak dengan benar, berarti dirinya sudah berpikir positif

MOmen 10 November

MOmen 10 November

Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.<kutipan wordpress>

Simbol nasional; tersebut menjadi ternoda ketika generasi-generasi penerus pada era ini termakan oleh permainan uang. Pengorbanan pahlawan pada masa lalu belum dibayar setimpal jika hal itu terjadi, Terutama yang kita soroti adalah kaum elit pemegang jabatan di kancah parlemen Indonesia. Apa salahnya jika kita mentadaburi Islam dengan benar baru terjun ke medan politik dengan memasuki parlemen. Jangan asal tunjuk yang penting ada wakil di parlemen tanpa persiapan yang matang kepada para calon politisi.

KAMMI menawarkan solusi itu!!!!

SOLID

SOLID

Pada hari minggu (16/10/’11) di balai RW Karang Besuki diadakn “School of Leadership” atau biasa yang disebut SOLID. Pada kesempatan itu solid menyajikan sebuah fakta yang cukup mencengangkan yang mungkin selama ini kita tidak menyadari, yaitu menguak tabir dari ‘Dajjal’. Dari berbagai lini, hal yang dipersiapkan oleh Yahudi sebuah fakta yang perlu kita ketahui disajikan pada video berikut ini:
*PART 1*

*PART 2*

To be continue. . .