“…Khotib adalah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Malang, dia adalah seorang yang piawai dalam hal agama, hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan beberapa temannya, maklum teman-temannya mengatakan demikian karena khotib adalah seorang santri lulusan pondok yang cukup punya nama di Indonesia. Khotib di kampus seperti juga dengan mahasiswa yang lain ketika kuliah Ia masuk, mendengarkan, ngobrol dengan teman dan demikian juga ketika di luar kuliah, berkumpul, kerjakan tugas kelompok dan sebagainya. Suatu ketika Roni, teman sekelas khotib, meminjam laptopnya untuk mengerjakan tugas kuliah. Tanpa sengaja ia membuka suatu folder, dan dengan terkejutnya Roni melihat Khotib berpose tanpa busana sehelai pun yang melekat di tubuhnya, dan yang lebih mengejutkan lagi di foto tersebut terlihat wanita yang berada di dekat khotib. Kemudian dengan segera Roni mengembalikan laptop Khotib tanpa ekspresi yang berlebihan. Si Roni masih merahasiakan berita ini dari teman-teman dekat Khotib hingga sekarang. Sampai sekarang Roni tidak habis pikir bahwa temannya yang notabene lulusan pondok bisa berbuat demikian…”
(Kisah nyata yang diambil dari salah seorang sumber yang terjaga kerahasiannya, serta nama yang digunakan dalam cerita adalah nama samaran)
Topeng sudah jelas memiliki fungsi sebagai penutup wajah. Dengan hal itu segala yg Nampak di wajah kita entah kecantikan/ketampanan, baik/buruk, cacat dlsb tidak akan terlihat dari luar. Dari kisah di atas dapat diungkapkan “topeng manusia” adalah status yang melekat pada dirinya, missal seorang preman akan dipandang buruk di kalangan masyarakat meskipun dia senang membantu keperluan ekonomi orang miskin, sebaliknya seorang ustad akan tetap dipandang baik, meskipun dia suka mencuri(diam-diam). Jadi ikhwatifilah janganlah baik hanya dijadikan kedok di kalangan teman-teman atau masyarakat sekitar. Ingatlah!! bahwa Allah maha Melihat setiap yang ada pada setiap makhluknya, baik itu yang tersembunyi di dalam hati, dengan itu niscaya kita tidak akan menjadikan baik hanyalah sebagai topeng dari diri kita.
Jan10
woke-woke. .
tapi qbuka dulu topengmu…wowo.wowowo……^_^
mari benahidiri kita dengan berkaca atas kesalahan-kesalahan kita di masa lalu
salam, sepakat, semoga selalu berbenah. . .
dan janganlah melihat segala sesuatu dari covernya ya..mari melihat dunia dari sisi yang lain..Salam akselerasi, untuk Indonesia yang lebih baik